Kisah Hidup Zhuge Liang Semasa Kecil

        Pada saat Zhuge Liang berumur 9 tahun, ia masih belum bisa bicara dan keluarga Zhuge Liang adalah keluarga yang miskin.   Suatu hari, ayahnya menyuruh Zhuge Liang untuk pergi menggembalakan domba di bukit terdekat.  Di bukit tersebut terdapat sebuah “temple”, disana… tinggalah seorang Taoist.   Taoist itu setiap hari keluar temple, untuk melihat2 sekeliling.  Dan pada saat itulah ia melihat Zhuge Liang yang sedang menggembala.
       Taoist itu mendekati Zhuge Liang dan memberikan tanda2 dengan menggunakan tangannya, bermaksud untuk mengajaknya bermain.    Zhuge Liang segera menanggapinya dan sangat menyukai Taoist tersebut.   Taoist itu juga senang dengan Zhuge Liang, karena keluguan dan kepintarannya.    Kemudian, Taoist itu mulai berusaha mengatasi “kebisuan” yang dialami oleh Zhuge Liang dan dalam waktu singkat, Zhuge Liang sudah dapat berbicara.
      Zhuge Liang senang sekali saat ia sudah bisa berbicara.  Ia sangat berterima kasih secara personal kepada Taoist itu.  Sang Taoist mengatakan : “Saat kamu pulang nanti, katakanlah kepada orang tuamu, bahwa aku mengangkatmu sebagai muridku dan aku akan mengajarimu cara membaca.   Selain itu, aku juga akan mengajarimu hal2 lainnya.   Jika orang tuamu setuju, kamu harus menghadiri kelas setiap hari dan tidak boleh sekali-pun membolos”.
     Begitulah akhirnya Zhuge Liang belajar kepada Taoist itu setiap hari.   Zhuge Liang adalah murid yang pintar.   Dalam semua ajaran yang diberikan, Sang Taoist tidak perlu sampai dua kali mengajarinya, semua langsung dapat diterima dengan baik oleh Zhuge Liang.   Taoist itu pun akhirnya semakin hari menjadi semakin menyukai Zhuge Liang.
8 tahun berlalu… dan Zhuge Liang telah menjadi remaja yang berumur 17 tahun.   Konon, saat itulah terjadi insiden yang membuat Zhuge Liang menjadi malas belajar dan melupakan pendidikannya.    Di saat umur itu pula ia mendapatkan “Bulu Ekor”, yang akhirnya dia gunakan untuk membuat kipas bulu, yang sampai dengan saat ini menjadi “Ikon” Zhuge Liang yang paling terkenal.   Kemalasan Zhuge Liang akhirnya dapat teratasi, berkat nasihat dari Gurunya itu dan ZHuge Liang pun melanjutkan kembali pendidikannya sampai dia berumur 18 tahun.
     Saat umur 18 tahun itulah, saat dimana Zhuge Liang dan Gurunya berpisah.   Zhuge Liang mulai keluar dan siap untuk mempraktekkan apa yang telah dia pelajari selama ini ke dalam kehidupan nyata.    Dikatakan, sebelum dia pergi, Sang Taoist memberikan Zhuge Liang sebuah jubah, dengan gambar “Eight Diagrams”, yang pada akhirnya juga menjadi “Ikon” bagi Zhuge Liang.

0 komentar: