Hadiah dari Wei - 100 Ribu Buah Anak Panah




    Zhou Yu, seorang Panglima besar perang negara Wu, yang merupakan rival sejati Zhuge Liang. Zhou Yu sangat mengagumi kebijaksanaan, kecerdasan, dan kecerdikan Zhuge Liang tetapi jauh di dalam lubuk hatinya dia ingin menghabisi rival sejatinya dengan pemikiran bahwa Zhuge Liang merupakan ancaman terbesar di kemudian hari. Shu(Liu Bei) dan Wu(Sun Quan) bergabung untuk melawan negara Wei(Cao Cao). Zhuge Liang bersedia diri menjadi perantara antara negara Shu dan Wu. Untuk itu, beliau harus menetap sementara di negara Wu karena perang yang berlangsung adalah perang marinir alias perang di perairan. 
    Merasa mangsa sudah di mulut harimau, Zhou Yu mengeluarkan akal licik dengan berpura-pura meminta pertolongan dari Zhuge Liang untuk menyediakan 100.000 buah anak panah dalam satu minggu tanpa bantuan para pasukan Wu. Jika permintaan tersebut tidak bisa dipenuhi dalam waktu yang ditentukan maka konsekuensinya adalah hukuman militer alias hukuman mati. Dengan tawa riang, Zhuge Liang menyetujui permintaan tersebut dan hanya meminta waktu 3 HARI SAJA!!!    Mungkin bagi kita, memikirkannya sajapun tidak berani apalagi mengiyakan permintaan yang tidak masuk akal seperti itu. Bukankah begitu?  
   
Triknya adalah beliau meminjam beberapa kapal negara Wu dengan dilengkapi banyak boneka jerami yang menyerupai pasukan di setiap kapal. Pada malam hari ke3 cuaca berkabut tebal, Zhuge Liang berangkat ke markas Cao Cao. Pada saat kapal mendekati perkemahan Wei, Zhuge Liang memerintahkan anak buahnya untuk menghidupkan obor di setiap kapal. Para pasukan Wei yang sudah siaga melihat samar2 kapal asing dari kejauhan mendapat perintah dari Cao Cao untuk memanah sebanyak mungkin ke arah kapal-kapal asing tersebut, terus menerus tanpa berhenti. Sesaat kemudian kabut mulai hilang, Zhuge Liang memerintahkan kapal untuk mundur dan mengucapkan terima kasih kepada Cao Cao atas kemurahan hatinya memberikan anak-anak panah tersebut. Zhuge Liang kembali ke negara Wu dengan membawa 100.000 lebih anak panah dan berhasil melewati jebakan dari panglima besar Wu, Zhou Yu.
   Zhuge Liang memiliki kemampuan meramal seperti meramal cuaca. Beliau meramalkan pada hari ketiga akan ada kabut tebal dan atas dasar ramalannya, beliau mendapatkan ide yang sungguh sangat mengagumkan ini. Zhuge Liang benar2 memiliki shen tong.

0 komentar: