pada awal sumber puitis seperti Y Gododdin.
King Arthur yang legendaris dikembangkan sebagai sosok bunga internasional terutama melalui popularitas Geoffrey of Monmouth's fantastis dan imajinatif abad ke-12 Historia Regum Britanniae (History of the Kings of Britain). Namun, beberapa Welsh dan cerita-cerita dan puisi breton menghubungkan cerita tentang Arthur dari tanggal awal karya ini, dalam karya-karya ini, Arthur muncul baik sebagai seorang pejuang besar yang membela Britania dari manusia dan musuh supranatural atau sebagai sosok magis didalam cerita rakyat, kadang-kadang dikaitkan dengan Otherworld Welsh, Annwn. Berapa banyak dari Geoffrey Historia (selesai pada 1138) ini diadaptasi dari sumber-sumber sebelumnya yang seperti itu, yang diman ditemukan oleh Geoffrey itu sendiri, dan tidak diketahui.
Meskipun tema, peristiwa dan karakter dari legenda Arthur bervariasi secara luas dari teks ke teks, dan tidak ada satu versi kanonik, dalam versi Geoffrey, Arthur digambarkan sebagai seorang raja Britania yang mengalahkan Saxon dan mendirikan sebuah kerajaan di Britania, Irlandia, Islandia, Norwegia dan Gaul. Pada kenyataannya, banyak unsur dan kejadian-kejadian yang sekarang merupakan bagian integral dari cerita Arthur Geoffrey yang muncul dalam Historia, termasuk Uther ayah Arthur, sang penyihir Merlin, pedang Excalibur.
Abad ke-12 penulis Perancis Chrétien de Troyes, menambahkan cerita Lancelot dan Holy Grail, mulai dari genre asmara Arthur yang menjadi untai yang signifikan dalam sastra abad pertengahan.
Dalam cerita Perancis ini, fokus cerita sering bergeser dari King Arthur sendiri ke karakter lain, seperti berbagai Knights of the Round Table. sastra cerita Arthur berkembang pada Abad Pertengahan, tetapi mulai berkurang pada abad-abad berukutnya sampai pada akhirnya mengalami kebangkitan besar dalam abad ke-19, dan Pada abad ke-21, legenda hidup itu tidak hanya disajikan dalam bentuk sastra saja, tetapi juga sudah dalam penyesuaian untuk penyajian dalam bidang teater, film, televisi, dan bahkan komik atau media-media lainnya.
Camelot itu sendiri adalah benteng yang paling terkenal dan merupakan pengadilan yang terkait dengan legenda King Arthur. Absen di awal materi dalam cerita Arthur, Camelot pertama kali muncul di roman Perancis pada abad ke-12 dan akhirnya datang dan digambarkan sebagai ibukota yang fantastis, sebagai wilayah Arthur dan juga sebagai sebuah simbol dari dunia Arthur menakjubkan. di suatu tempat didalam cerita ini terkadang-kadang dihubungkan dengan kota-kota nyata, walaupun biasanya lokasi yang fiktif pun kerat diungkapkan. Kebanyakan sarjana menganggap cerita itu sebagai fiksi sepenuhnya, dengan geografi yang sempurna untuk para penulis roman, Meskipun demikian argumen mengenai lokasi nyata Camelot itu sendiri "telah terjadi sejak abad ke-15 dan terus hingga hari ini dalam karya-karya populer.
digambarkan dalam cerita ini dimana kota Camelot yang berdiri di sepanjang sungai, di hilir dari Astolat. yang dikelilingi oleh dataran dan hutan, dan katedral yang megah St Stephen's, yang merupakan pusat keagamaan Arthur's Knights of the Round Table (ksatria meja bundar Arthur). Dalam sebuah benteng besar telah berdiri sebuah Meja Bundar.
Dalam Palamedes dan karya-karya lain, benteng ini akhirnya dihancurkan oleh King Mark of Cornwall setelah hilangnya Arthur di Pertempuran Camlann. Namun hal itu menarik para ahli untuk kemudian mencari lokasi Camelot.
The Knights of the Round Table
Ksatria Meja Bundar/The Knights of the Round Table adalah orang-orang yang diberikan urutan tertinggi di Pengadilan King Arthur dalam siklus sastra Permasalahan Britania.
Meja dimana tempat mereka bertemu itu diciptakan untuk tidak memiliki kepala atau kaki, yang mewakili simbol kesetaraan dari semua anggota.
meja bundarnya itu sendiri ada yang menggambarkan sebagai sebuah meja pertemuan yang kecil. tetapi hasil penelitian pencarian yang diteliti oleh sejarawan Camelot, Chris Gidlow, meja yang terkenal itu sebenarnya bukan sebuah meja, dan Gidlow membuktikan hal yang berbeda, bahwa Meja yang di maksud tersebut lebih mirip sebuah Arena atau Kolusium.
"Kesan pertama melihat lukisan Meja Bundar menunjukkan bahwa, meja itu tidak seperti meja makan tetapi tempat untuk berkumpul lebih dari 1.000 orang pada waktu yang sama," kata Gidlow.
tahukah anda? bahwa Keberadaan King Arthur sendiri sangat diragukan, tidak ada yang tahu siapa King Arthur ini. Semua berawal dari Legenda.. bahkan ada 13 orang yg diceritakan sebagai king arthur.. sehingga terjadi konspirasi tentang keberadaan king Arthur dan kesatria meja bundar dalam kehidupan nyata yg masih menjadi misteri.. dan itulah legenda king Arthur

0 komentar:
Posting Komentar